Connect with us

Lifestyle

Alasan Perlu Hindari Minum Air Sebelum Tidur

Published

on

Jakarta, Beritacelebes.com – Meminum air dalam jumlah yang cukup memang penting untuk memastikan tubuh terus terhidrasi. Jika kadar air di dalam tubuh cukup, organ-organ tubuh akan dapat menjalankan fungsinya dengan optimal.

Food and Nutrition Board, AS menyatakan bahwa wanita sebaiknya mengonsumsi air sebanyak 2,7 liter per hari, dan pria sebanyak 3,7 liter per hari.

Walau begitu, ketentuan ini dapat bersifat fleksibel, tergantung pada kadar air pada makanan yang dikonsumsi dan kondisi masing-masing individu. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, rasa haus seharusnya sudah cukup menjadi indikator berapa banyak seseorang harus mengonsumsi air.

Namun, ada waktu dimana minum air sebaiknya dihindari. Waktu tersebut adalah di sebelum tidur di malam hari.

Dilansir dari Medical News Today, meminum air sebelum tidur dapat meningkatkan resiko nokturia. Nokturia adalah meningkatnya dorongan untuk buang air pada malam hari.

Ketika tidur, tubuh manusia memproduksi hormon-hormon yang memperlambat fungsi ginjal dan menurunkan produksi urin. Kedua hal ini membuat dorongan tubuh untuk buang air berkurang, sehingga tubuh bisa tidur dengan nyenyak tanpa gangguan ingin buang air yang membangunkannya.

Walau begitu, jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi air sebelum tidur, dua mekanisme tubuh tersebut tidak akan berjalan dengan baik, dan ia pun akan sering terbangun dari tidur di malam hari, mempengaruhi kualitas tidurnya.

Inilah yang disebut sebagai nokturia. Nokturia bisa memengaruhi ingatan, konsentrasi, dan suasana hati seseorang di pagi harinya.

Selain karena terlalu banyak mengonsumsi air sebelum tidur, nokturia juga dapat dipengaruhi oleh obesitas, penyakit jantung, diabetes, konstipasi, dan depresi. Mereka yang mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa lebih rentan mengalami nokturia.

Untuk menghindari nokturia, sebaiknya konsumsi gelas air terakhir beberapa jam sebelum tidur. Lebih baik perbanyak minum air di siang hari, dan kurangi di malam hari.

Menjelang tidur, seseorang juga sebaiknya menghindari konsumsi alkohol, teh, kopi, atau soda. Jika minum air sebelum tidur dapat meningkatkan resiko nokturia, mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dan kafein dapat semakin memperparah kondisi ini. (red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lifestyle

Kue Buroncong, Penganan Makassar Tak Lekang oleh Zaman

Published

on

Beritacelebes.com, Makassar – Buroncong merupakan kue khas Bugis Makassar yang masih bisa ditemui hingga saat ini. Kue yang berbentuk mirip kue pukis dan dibakar di atas tungku api ini masih menjadi favorit bagi masyarakat, terutama di Makassar.

Informasi yang dihimpun redaksi, kue ini sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu, malah mungkin ratusan tahun lalu oleh masyarakat Sulawesi Selatan. Namun, belum ada sumber atau data yang tahu betul kapan asal mula pastinya kue tradisional ini ditemukan.

Menikmati kue buroncong, bisa menjadi salah satu alternatif untuk bernostalgia tentang masa lalu. Seiring perkembangan zaman, kuliner khas Makassar ini selalu punya tempat di lidah warga Makassar.

Biasanya kue ini dinikmati pada waktu pagi hari saat masih hangat dan disajikan bersama minum teh atau kopi pada waktu bersantai bersama keluarga.

Ragam Nama Kue Buroncong

Kue yang memiliki banyak penyebutan ini seperti beroncong, garoncong, geroncong, atau kue ganco ini sering dijumpai di sekitar Jalan Hertasning atau saat Car Free Day di Pantai Losari setiap Minggu pagi.

Gerobak yang mempunyai tungku api adalah ciri khas dari gerobak buroncong. Varian rasanya pun berbeda beda setiap penjual, terkadang asin, kadang manis. Dahulunya, kue buroncong ini harganya hanya 500 rupiah.

Kebanyakan juga kue ini disebut sebagai kue yang paling berat di dunia. Sebab, namanya mirip dengan alat pengangkat khusus seperti yang dipakai para buruh pelabuhan untuk mengangkat karung, yakni gancu.

(AHPT)

Continue Reading

Lifestyle

Lokasi Wisata Indah Di Ketinggian KM 11 Parigi, Sulteng

Published

on

Beritacelebes.com, Parigi – Tempat wisata yang satu ini kini mulai ramai dikunjungi. Selain kita bisa berinteraksi langsung dengan satwa liar (monyet) kita juga dapat mengabadikan keindahan alamnya melalui ketinggian pengunungan KM 11 di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi tengah. (red)

Continue Reading

Lifestyle

Baznas Resmikan Rumah Sehat di Sulteng

Published

on

Beritacelebes.com, Palu – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). RSB yang berlokasidi Desa/Kecamatan Siniu, Kabupaten Parimo itu sengaja didirikan sebagai akses kesehatan unggulan di daerah setempat yang diperuntukkan gratis bagi kalanganwarga tidak mampu (dhuafa).

Selain itu, RSB tersebut jugadikelola secara profesional dengan melibatkan tenaga-tenaga medis hasil kerja samadengan perguruan tinggi kedokteran terkemuka di Sulawesi Tengah. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Baznas Bambang Sudibyo bersama Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojobberapa waktu lalu.

“RSB ini dibangun menggunakandana infak untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Bambang lewat siaran pers nya.

Dia berpendapat, kesehatan adalah nilai investasi yang sangat implikatif, karena akan bermuara pada kebangkitan produktivitas masyarakat dalam memperbaiki kualitas hidupnya. Untuk itu, dia berharap, kehadiran RSB di Sulteng yang pembangunannya menelan biaya hingga senilai Rp 4,5 miliar itu bisa memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat setempat.

Gedung RSB Parimo memiliki ukuran853 meter persegi dan dibangun bertingkat dua lantai di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Dalam setahun ke depan, RSB itu diproyeksikan bisa melayani rawat inap dengan kapasitas 60 pasien.

Bambang menjelaskan, RSB adalah salah satu program unggulan Baznas sebagai lembaga pemerintah non struktural yang salah satu tugasnya adalah memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. “RSB ini menjadi proyek unggulan kami, yang dipadukan dengan program penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Bbaznas,” ucap mantan menteri keuangan RI itu.

RSB Parimo, adalah RSB ke-6 diIndonesia yang dibangun dan dikelola Baznas. Sebelumnya, fasilitas kesehatan yang sama telah dibangun pula di Jakarta, Bantul (Yogyakarta), Sidoarjo (JawaTimur), Makasar (Sulawesi Selatan), dan Pangkalpinang (Bangka).

Bambang mengatakan, tujuan pembangunan RSB adalah untuk memeratakan akses kesehatan dan pengobatan bagi warga tak mampu. Di samping itu, pendirian RSB juga sejalan dengan upaya perwujudan sila kelima Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bupati Parimo Kol (Purn) Samsurizal Tombolotutu menyambut baik kehadiran RSB di daerahnya. Menurut dia, keberadaan fasilitas kesehatan tersebut bisa menjadi penyempurna rencana tata ruang di Kabupaten Parimo untuk masa yang akan datang.

“RSB ini nantinya juga berfungsi sebagai rumah sakit rujukan di Parimo dan akan terintegrasi dengan pesantren, kantor kepolisian, serta dilengkapi gedung rehabilitasi narkoba,” ujarnya. (red)

 

Continue Reading

Trending